-->

Cara Mengobati Berbagai Jenis Penyakit Pada Burung Cucak Rawa

Burung Kicau Nusantara - Dalam memilhara burung kicau terkadang kita sering mengalami masalah tentang beberapa penyakit yang sering menyerang burung kicau kesayangan kita, dan kita pun akhirnya kebingungan langkah apa yang harus kita lakukan untuk sekedar memberikan informasi bagi para kicau mania mengenai beberapa penyakit apa saja yang sering menyerang burung kicau, khususnya untuk burung kicau berikut adalah penjelasanya lebih lanjutmya.

Sisik pada kaki burung
Pada umumnya kebanyakan burung berkicau juga memiliki sisik dan itu adalah yang wajar. Namun banyak yang beroendapat bahwa bila burung bersisik identik dengan burung yang sudah tau dan dianggap juga sebagai kekurangan menarik terhadap burung tersebut. Tapi taukan anda bahwa semua itu semuanya tidak bener, kenapa ????

a. Penyebab
Pada umumnya memang burung yang kakinya bersisik biasaya adalah burung yang sudah tua. Akan tetapi bila burung baru berumur 3 sampai 4 bulan ini bisa disebabkan beberapa hal yaitu:

  1. sangkar yang digunakan kurang memadai
  2. ada gangguan berupa parasit sebagai akibat kebersihan yang kurang terjaga
  3. burung terlalu liar dan banyak bergerak 
  4. jarang dimandikan atau memandikannya kurang baik
Dari beberapa hal tersebut diatas poin no 2 dan 3 lah yang  paling sering di jumpai.

penyakit burung perkutut, penyakit burung parkit, penyakit burung ciblek

b. Pencegahan dan Pengobatan
Sebenarnya timbulnya sisik ini tidak dapat di cegah, akan tetapi hanya bisa diminimalisir saja adapun caranya adalah sebai berikut :
  • Burung dewasa yang liar letakkanlah ditempat yang agak tinggi
  • Mengoleskan hand body tiap kwartal
  • Pergunakan sangkar yang lumayan besar  
  • Sering dimandikan dengan cara yang baik 
  • Sesering mungkin menjemurnya 
  • Selalu menjaga kebersihan sangkarnya 
  • Tidak memaksanya untuk cepat jinak 
Untuk mengobati atau menghilangkan sisik  memang tidak hanya cukup sekali atau dua kali saja. Akan tetapi perlu pengobatn yang rutin dan teratur.
Untuk mengobati anda dapat mengoleskan pasta gigi, minyak goreng atau bisa menggunakan balsem dan hand body. Pada saat mengoleskan lakukan juga terati terapi kaki dengan cara mengurutnya setiap harinya.  Pada hari ke 4 bersihkan kaki burung dengan air hangat.
Penting ...!!! Pada saat preses pengobatan lakukanlah dengan hati-hati dan jangan memaksa untuk melepas sisi-sisik tersebut.

Berak Darah
Ciri-ciri Burung  Terkena Berah Darah adalah :
Burung terlihat lesu, bulu kusut, mata tertutup, tinjanya encer, mencret, sayap ke bawah, dan apabila penyakit semakin parah sering berwarna kemerahan karena darah, burung juga tidak mau bertengger dan hanya berada dasar  sankar atau di lantai sangkar. Penyakit ini biasanya akan menyerang usus sampai menyebabkan peradangan, dan akan mngeluarkan darah.

Pengebotan
Jika anda melihat ciri-ciri tersebut, maka langkah awal yang di lakukan adalah menjauhkan atau memindah burung sehat dari burung yang terkena penyakit, bersihkan kandang dan kotoran burung hingga bersih dan jangan lupa bersihkan juga tempat makan dan minum serta ganti makanan yang segar setiap harinya. Berikan minuman Sulfaquinoxilin atau Coxilin dan tambahkan juga vitamin di minuman itu. Atau anda dapat juga memberikan dengan kapsul Teratif.
Bulu Rontok
Seperti pada burung kicau lainya, burung cucak rawa juga mengalami bulu ronto atau istilahnya mabung (proses pergantian bulu). cucak rawa akan mengalami bulu rontok di musim reporoduksi, proses ini adalah proses alami yang terjadi pada burung kicau begitu juga cucak rawa. Semakin bertambahnya usia atau umur maka bulu-bulu burung akan terlihat lebih indah dan cantik.

Bulu rontok ada juga yang disebabkan karena jamur atau juga kutu, biasanya burung yang mengalami masalah ini akan mencabuti bulunya sendiri. Apabila burung mengalami masalah ini anda dapat memberikan obat pembasmi jamur atau kutu dengan cara disemprotkan langsung ke bulunya dengan menggunakan sprayer. Lakukan dengan hati-hati karena bisa membuat burung jadi mabuk. Anda juga dapat memberikan obat kanibal yang dicampurkan ke dalam makanan atau minumanya.

Gangguan Pencernaan 
Pada kasus ini biasanya burung akan mengalami gerakan berjingkat-jingkat, saat burung membuang kotoran. Akan tetapi hal ini bisa disebabkan karena tiga hal, yaitu biasnya burung mengalami berak darah, berak kapur dan juga gangguan pada pencernaan.

Seperti pada gejala berak darah, ditambah dengan gerakan berjingkat-jingkat sewaktu buang kotoran. Ada tiga kemungkinan pada gangguan pencernaan ini, mungkin berak darah, berak kapur atau susah buang kotoran. Bila hal ini menimpa pada burung hindari meberikan makanan seperti kaki serangga, sayap serangga dan biji-bijian keras seperti biji jambu dan karena ini dapat mengganggu proses pencernaan si burung. Karena burung ini termasuk burung yang memunyai system pencernaan yang lemah.

Pengobatan:

Jika burung mengalami gejala seperti itu pastikan dulu yang sebenarnya apakah burung terkena berak kapur atau berak darah jika burung terkena penyakit tersebut anda bisa melakukan pengobatan seperti di uraikan di atas tadi. Akan tetapi jika burung mengalai susak berak berhari-hari maka burung akan tampak menderita karena kesakitan. Untuk kasusu ini anda dapat melakukan pengobatan dengan cara memberikan makanan-makanan yang kaya akan serat seperti pepaya misalnya.

Radang Mata
Penyakit radang mata ini biasanya terjadi karena adanya debu, pasir atau serbuk yang masuk kedalam mata si burung dan ada juga disebabkan karena adanya asap yang tebal dan masuk dalam sangkar.
Burung yang terkena radang mata, burung akan membengkak dan mengandung air dan mata akan susah untuk dibuka.

Pengobatan:
Langkah awal untuk mengobati radang mata ini, periksalah terlebih dahulu mata burung tersebut apabila mata terlihat bengkak atau infeksi anda bisa memberikan salep mata. Akan tetapi jika tidak, cukup dengan mencuci mata burung  dengan menggunakan obat pencuci mata atau obat tetes mata. Saat burung mengalami radang mata usahakan burung jangan banyak mendapatkan sinar matahari yang menyilaukan, atau pantulan cahaya yang menyilaukan seperti pantulan seng, pantulan kaca, pantulan tembok atau warna yang mencolok. Karena warna dinding disikitar kandang akan berpengaruh terhadap kenyamanan dan kesejukan burung tersebut sehingga akan mempermudah menyembuhkan penyakit radang mata tersebut. 
Sumber referensi  : dari berbagai sumber omkicau.com, wikipedia.org , blog dan web di google
 

Demikian tadi informasi yang sedikit mengenai Cara Mengobati Berbagai Jenis Penyakit Pada Burung Cucak Rawa yang bisa kami sampaikan semoga dengan sedikit informasi ini bisa bermanfaat buat anda semuanya, kami juga akan selalu update informasi menarik lainnya secara berkala untuk anda semuanya.
Baca Juga: 

0 Response to "Cara Mengobati Berbagai Jenis Penyakit Pada Burung Cucak Rawa"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel